Memahami Fobia Keramaian dan Penanganannya

Memahami Fobia Keramaian Bukan hanya fobia atau rasa takut untuk ada di keramaian, orang yang menanggung derita agoraphobia bisa juga berasa takut atau resah saat dianya harus bicara atau melakukan aktivitas di depan beberapa orang.

Pemicu Fobia Keramaian
Sampai sekarang ini, pemicu tentu fobia keramaian belum betul-betul dijumpai. Beberapa pakar menyangka jika fobia keramaian disebabkan karena gabungan dari faktor-faktor, seperti permasalahan psikis, trauma masa lampau, factor turunan, dan masalah personalitas. Memahami Fobia Keramaian
Disamping itu, fobia keramaian diperhitungkan dapat tampil pada pasien gempuran cemas. Meskipun begitu, ada pasien fobia keramaian yang tidak mempunyai kisah gempuran cemas atau trauma awalnya.
Saat berasa kuatir atau cemas, badan akan melepas hormon adrenalin. Hormon ini bisa memunculkan efek-efek, seperti kenaikan pergerakan napas dan detak jantung. Ini ialah proses alami untuk mempersiapkan badan hadapi keadaan beresiko.
Teori yang lain mengatakan jika fobia keramaian disebabkan karena
kesetidakimbangan kandungan zat kimia di otak yang mengendalikan mood dan proses berpikir. Ini selanjutnya mempengaruhi situasi hati dan perilaku, yang akan munculkan tanda-tanda seperti terserang gempuran cemas.
Saat pasien fobia keramaian berasa ada pada kondisi yang membuat depresi, mereka akan alami gejala-gejala fisik, seperti jantung
berdetak kuat atau dada berdebar-debar, napas sesak, berasa kepanasan atau berkeringat dingin, mual, pusing, sampai berasa pengin tidak sadarkan diri.
Kecuali tanda-tanda fisik, pasien fobia keramaian bisa juga alami tanda-tanda psikis, seperti gempuran cemas atau berasa tidak
memiliki daya ketika ada pada tempat umum, mempersalahkan diri kita, atau berasa malu di muka banyak orang.
Bila tidak diobati secara baik, keadaan ini bisa mempengaruhi kualitas hidup pasien sebab mereka condong menarik diri dari keramaian. Orang yang hidup dengan fobia keramaian akan susah melakukan aktivitas, bersekolah, bahkan juga bekerja.
Langkah Menangani Fobia Keramaian
Untuk mengenali apa seorang menanggung derita fobia keramaian
atau mungkin tidak, perlu dilaksanakan rangkaian pengecekan klinis mental oleh psikiater atau psikolog.
Saat lakukan pengecekan, dokter atau psikiater akan bertanya banyak hal berkaitan tanda-tanda yang dirasakan pasien, seperti kapan tanda-
tanda fobia keramaian tampil, tanda-tanda apa yang dirasa, dan keadaan apakah yang memacu timbulnya tanda-tanda fobia keramaian.